Thursday, January 28, 2016

Hal Yang Harus Anda Lakukan Jika Menghadapi Kegagalan (Things You Should Do When Facing Failure)

Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi "I fell down and could not stand up again"
Seorang pemalas hanya mengharapkan sebuah hasil yang instan dalam artian bekerja sedikit untuk mendapatkan hasil yang sebanyak - banyaknya dan hidup dalam kemewahan, apapun bentuk usahanya, orang seperti ini akan seperti pohon yang tidak memiliki akar yang kuat. Sedikit goncangan saja, akan terjatuh dan mati. Oleh sebab itu Janganlah menjadi seorang pemalas !.

An idler only expect an instant result, in terms of working then they are expecting a big results and live in luxury by a bit of efforts, any form of business, this kind of person will be like a tree that does not have a strong roots. Just by a little shaking, will fall down and die.Therefore Do not be a slacker.

tulisan di baju kaos2

Pada saat anda terpuruk, usaha gagal, hutang yang banyak tersisa, atau sedang ditolak seseorang yang sudah kita tunggu seribu tahun lamanya, atau kehilangan barang yang sangat kita cintai dan sayangi, atau pada saat di putus hubungan kerja, itulah yang dinamakan gagal. Gagal itu menurut saya sebuah kondisi yang paling tidak enak. Bagi yang belum pernah merasakan gagal itu seperti apa, nanti pasti kebagian merasakannya. Karena kebanyakan orang menyebutkan gagal itu hal yang biasa ditemui sebelum mencapai keberhasilan. Gagal itu lebih sakit dari sakit gigi. Oleh sebab itu janganlah gagal dan jika gagal ingatlah bahwa kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan. Hadapi saja !

When you slumped, failed in your businesses, many remaining debt, or rejected by someone who been waited for a thousand years, or losing your beloved and dear, or when you are fired, All of that called a dead-end failed. Fail, I think is a most unpleasant condition. For those who have never feel what failed like, you definitely will feel it. Because most of the people said that fail is commonly encountered before achieving success. Fail is more pain than toothache. Therefore, do not fail, and if it happened to you, just remember that failure is the beginning of a success. Let's face it!

hutan bakau9

Jika anda adalah orang yang cepat emosi, ketika anda mengalami kegagalan, Saya rasa hampir semua orang merasakan kekesalan atau kemarahan ketika menghadapi kegagalan. Namun jangan memendam kekesalan atau kemarahan anda. Lampiaskan saja emosi itu, tentunya dalam batas-batas wajar. Mungkin anda ingin melampiaskannya dengan menangis, menangislah!. Mungkin anda ingin melampiaskannya dengan pergi ke disco, pergilah. Tapi biasanya orang gagal uang pun tidak ada. Oleh sebab itu kegagalan itu sangat menakutkan. Seperti mau bunuh diri saja.

If you are an emotional person, when you're experiencing a failure, I think almost people will feel resentment or anger when facing a failure. But do not hold your resentment or anger. Just vent that emotions, certainly within a normal limits. Maybe you want to take it out by crying, than cry loudly! . Maybe you want to take it out by going to the disco, just let's go. But usually people in fail also with having no money at all. Therefore, being fail was very scary. feel like want to kill self.

gunung fatuleu1

Bagian yang paling terpenting dari sebuah kegagalan adalah penyesalan. Seperti sebuah jalan buntu tidak ada pilihan jalan lainnya. Tapi sebenarnya kita bisa kembali ke awal jalan yang kita tempuh dan mungkin sebelum menemukan jalan buntu ini kita menemukan sebuah persimpangan yang pada saat itu kita ragu - ragu memilihnya. Tidak boleh berhenti jika menemukan jalan yang buntu kembalilah lagi dan bangkitlah !.

The most important part of being fail is a regret. It is like facing a stalemate no other way as another choice. But in fact we can return back to the beginning of the path which have taken and probably before finding this impasse, we found an intersection that at that time we doubt to choose. Do not stop if we encounters a dead-end street. Just return back and wake up !.

kehidupan warga TTS3

Seandainya terjatuh di hutan belantara yang gelap, maka tengadahkan kepala anda ke atas ada cahaya terang dibalik dedaunan cukup indah bukan. Akan tetapi maksud saya bukan demikian, melainkan panjatlah pohon itu agar malam hari aman dari serangan binatang buas dan mendapatkan ranting yang kuat untuk beristirahat. Cari amannya dulu.

If you are falling down in the dark place of wilderness, then turn your head up to the sky there is a bright light behind the foliage, a silhouette is quite beautiful, isn't it?. But my intention is not so, but rather to climb the tree for the night to safe from wild animal attacks and to find a strong branches to rest. Find a safe conditions first.



Articel by Ketut Rudi Utama
Photos by Ketut Rudi, Arifin Koanak and Elgyzel Glen Djukambani

No comments:

Post a Comment