Thursday, January 28, 2016

Keindahan Kota Waikabubak (The Beauty Of Waikabubak City)

Kota Waikabubak adalah ibukota Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur,Indonesia. Waikabubak merupakan salah satu kota  di Pulau Sumba disamping kota-kota lainnya seperti Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Anakalang, kabupaten Sumba Tengah dan Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat daya.

Waikabubak city is the capital of West Sumba, East of Nusa Tenggara, Indonesia. Waikabubak is one town in the island of Sumba in addition to other cities such as Waingapu, East of Sumba, Anakalang, Central of Sumba  and Tambolaka, South West of Sumba.

weekero sumba barat13

Hujan yang mulai turun belakangan ini meski belum menunjukan musim hujan, mampu merubah pemandangan sekitar menjadi tampak menghijau. Hamparan-hamparan tanah mulai ditumbuhi oleh rumput-rumput dan dedaunan berwarna hijau.

The rain that have started to fall recently, although not yet shown the rainy season, able to transform the landscape around looked green. Overlays-stretch of land began overgrown by grass and green foliage.

weekero sumba barat12

Weekero adalah sebuah desa yang berada diKota Waikabubak. Tampak jalan dengan kondisi baik dan banyak pembangunan telah dilaksanakan di Kota ini meski banyak hal yang harus di tingkatkan lagi. Termasuk pembangunan lampu jalan tenaga surya yang merupakan fasilitas umum.

Weekero is a village located in Waikabubak City . Observed road with good conditions and many development has been done in this town despite on many things that have to be increased more. Including the construction of solar street lights which is one of a public facility.

weekero sumba barat11

Pada saat berada di Kota Waikabubak sudah pasti pasar-pasar tradisional yang ada wajib dikunjungi. Namun kelihatan sama saja dengan pasar-pasar tradisional kainnya yang ada di Indonesia. Namun yang unik adalah para lelaki semua memakai pakaian adat Sumba barat yaitu dengan parang dipinggang.

At the time I was in the city of Waikabubak, certainly traditional markets that available there must be visited. However it looked the same as the other traditional markets in Indonesia. But what is unique is the men were all wearing western Sumba's traditional dress with a machete on their waist.

weekero sumba barat10

Saya kebetulan mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembangunan jaringan listrik di tempat ini. Sebuah jaringan listrik baru untuk memperbaiki tegangan rumah-rumah yang ada di Weekero yang letaknya berjauhan. Sehingga rumah-rumah tersebut memiliki jarak yang jauh dari gardu penyuplai listrik rumah-rumah tersebut.

Unfortunately I was getting a chance to do an electrical grid construction in this place. A new electricity grid to improve the voltage of the existing houses in Weekero where are located far apart. So many houses have a long distance from the substation supplies of the electricity.

weekero sumba barat9

Hamparan sawah ditengah kota, seperti inilah tepatnya julukan yang saya beri untuk Weekero. Saya sangat senang menyaksikan Kuda-Kuda milik warga yang dilepas mencari makanan sendiri. Memang Kuda adalah ikon Pulau Sumba jadi diseluruh daerah di Pulau Sumba kita bisa melihat Kuda.

Paddy field in the city, this is precisely the nickname I gave to Weekero. I was very happy to witness the Horses owned by local people of Weekero that scavenging food itself. Indeed Horses are the icons of Sumba Island so we can see horses everywhere in Sumba Island.

weekero sumba barat8

Hamparan sawah yang nampaknya baru mulai digarap masyarakat menghiasi sepanjang jalan di Weekero ini. Meski disebuah kota, saya merasa berada di sebuah desa yang indah.

Paddy field which seems just starting to work by the society in Weekero was decorating all the way in this village. Although in the town, I felt like being in a beautiful village.

weekero sumba barat7

Warga yang tinggal di Desa ini tampaknya majemuk dan harmonis satu dengan yang lainnya. Meski banyak isu menyebutkan bahwa di Sumba Barat keadaan sedikit rawan baik pencurian atau pertengkaran antar desa yang dipicu oleh masalah adat, namun saya tidak menemukannya.

Residents who live in this village seemed a compound society and harmony live with each other. Although many issues mentioned that in West Sumba there is little prone such theft or quarrels between villages, triggered by indigenous issues, but I did not find it.

weekero sumba barat6

Saya senang pembangunan listrik berjalan lancar dan telah selesai dilaksanakan, meski pada saat pelaksanaan tentunya pasti ada kendala yang ditemui mulai dari masalah pembebasan lahan,  kondisi tanah persawahan yang membutuhkan tenaga ekstra sampai harus berhati-hati dalam pengerjaan mengingat pada saat musim hujan kilat menyambar dan pekerjaan harus dihentikan.

I was very happy with the construction of electricity run smoothly and have been completed, although at the time of working on it, of course there must be obstacles encountered ranging from land acquisition problems, till the condition of the rice field which was requiring extra energy  and  have to be careful in conducting the project on the wet season because lightning pushing us to stop for a while.

weekero sumba barat5

Berikut saya share metode mendirikan tiang di tanah persawahan :  Seperti yang kita tahu bahwa tanah  sawah pastilah berupa tanah gembur yang sering mengakibatkan tiang miring atau bergeser, oleh sebab itu harus dibuat pondasi pada tiang dan penahannya menggunakan bahan batu dan semen yang lebih banyak.

Here I share methods on setting up pole in paddy soil: As we know that the paddy soil must be consist of loose soil which often results in mast tilted or shifted, therefore, must be made the strong foundation on the pole by making a tight bracket which was using materials of stone and more cement.

weekero sumba barat4

Melewati hamparan sawah, kemudian memasuki pemukiman warga yang padat dan disinilah pasar modern mulai terbentuk. Rencananya pasar ini akan direlokasi ke Weekero agar lebih luas dan dapat menampung lebih banyak pedagang dan pembeli.

Through rice fields, then entered to a dense residential area and this is where the modern market began to form. This market is planned to be relocated to Weekero in order to be more extensive and can  serve more traders and buyers.

weekero sumba barat3

Selain itu terminal baru sudah selesai terbangun dan akan dioperasikan secepatnya. Sehingga Kota Waikabubak menjadi kota yang indah.

In addition the new terminal has been developed and will be operated immediately. So Waikabubak City will be a beautiful city.

weekero sumba barat1

Di pasar kita juga bisa menemukan sirih dan pinang dalam jumlah yang banyak sebagai komoditas warga lokal. Orang-orang Sumba pada umumnya sangat gemar memakan sirih pinang termasuk di Sumba Barat. Namun ada satu masakan khas Sumba Barat yang tidak saya temui di tempat lain yaitu Bubur Daun Ubi. Daun Ubi yang ditumbuk halus dan dimasak layaknya bubur atau jus berwarna hijau. Makanan ini sangat baik menurut saya agar tetap dikonsumsi warga. Saya juga menyukainya.

In the market we can also find betel and areca in large numbers as locals commodity . Sumba people in general are very fond of eating betel nut including people  in West Sumba. But there is one typical cuisine of West Sumba that I had never seen in other places, the name of cuisine is porridge of cassava leaves. Cassava leaves are finely ground and cooked like porridge or green juice. The food is very good in my opinion when it is consumed by citizens. And I like it too.

weekero sumba barat2

Akankah kedepannya sawah-sawah ini akan berkurang jumlahnya?. Semoga hal itu tidak terjadi, sebab sawah-sawah inilah yang membuat kota Waikabubak menjadi indah. Selain di Waikabubak, hamparan sawah juga terdapat di beberapa tempat di Sumba Barat seperti Wanokaka, Waikelo Sawah  dan Anakalang Sumba Tengah.

Will in the future, paddy fields reduce in number ?. Hopefully it will not happen, because the fields that make the city of Waikabubak beautiful. In addition to Waikabubak, rice fields are also found in several places in West Sumba like Wanokaka, Waikelo Sawah and Anakalang Central of Sumba.







    Article And Photos by Ketut rudi

No comments:

Post a Comment