Monday, January 25, 2016

Pertarungan Tidak Akan Pernah Berhenti (The fight Will Never End)

Dalam kehidupan yang diciptakan oleh Tuhan, sifat dasar manusia sebenarnya dilahirkan suci adanya seperti lembaran kertas putih, oleh karena itu, tergantung dari lingkungan yang akan membentuknya entah menjadi hitam atau putih manusia itu kedepannya. Sebagai mahluk hidup, keberadaan manusia akhirnya selain sebagai mahluk individu namun juga mahluk sosial yang senantiasa berhubungan dan atau berinteraksi dengan sesamanya. Dengan demikian, dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial maka senantiasa melakukan interaksi antara sesama manusia, interaksi antara kelompok manusia, interaksi antara manusia dengan lingkungan hidup dan alam tempat tinggalnya. Berbagai proses sosial dan interaksi sosial terjadi, dan berbagai hal juga terjadi akibat aktivitas manusia yang disebut dengan perubahan sosial. Manusia cendrung merasa jengkel tatkala apa yang dikehendakinya tidak dipenuhi oleh manusia lainnya dan begitu pula pada sebuah kelompok manusia. Binatang bertarung untuk merebutkan otoritas kekuasaan dan juga terjadi pada saat musim kawin, lantas apakah benar manusia bertarung karena egoisme?.  Selalu ada peperangan dan pertarungan di muka bumi ini.

In this life created by God, human nature actually created and born in holy presence as a sheet of white paper, therefore, depends on the environment that will shape human either be black or white in man's future. As living creatures, human existence ultimately aside as being a person but also social beings who always relate or interact with other. That's, in the life of man as a social being then always make interaction between human beings, between human groups, and natural environment where they live. Various social processes and social interactions take place, and things also happen due to human activities called social change. Humans tend to feel annoyed when what they wanted was not met by other humans and happened in a group of men. Animals fight to compete for authority and occurs during breeding season, then is that right that man fighting because of selfishness ?. There is always a battle and a fight in this earth.

pacu jawi2

Jadi apakah bisa peperangan itu dapat dihentikan di muka bumi ini?. Lihatlah setiap hari kehidupan kita sendiri. Masih sering kita menjumpai ketidakcocokan terjadi meski bersama keluarga sendiri. Nenek moyang kita mewariskan banyak tarian-tarian bertemakan sebuah pertarungan, akankah hal ini menandakan bahwa pertarungan itu akan ada dari jaman ke jaman dan tarian tersebut diciptakan untuk dipahami makna sebuah pertarungan serta mengingatkan melalui tarian-tarian tersebut bahwasannya yang jahat akan selalu dikalahkan oleh yang benar. Seorang manusia akan selalu bertempur dengan dirinya sendiri, yaitu mengalahkan hawa nafsunya dan menumbuhkan rasa cinta kasihnya terhadap sesama dan alam tempat tinggalnya. Inilah sejatinya pertarungan yang selalu ada di muka bumi ini.

So whether the war could be stopped on this earth ?. Take a look at our own lives every day. We often meet a mismatch occurs even with own family. Our ancestors bequeathed many dances with theme of fighting, would it indicates that the fight will happen from era to era and the art of dance created to understand the meaning of a fight and reminding us that evil will always be defeated by the right , Human being will always on fighting with their self, that beats their own lust, and foster a sense of love to each other and nature as the place to live. This is actually a fight that always exist in this earth.




 Ketut Rudi
 Photo by Lelly Jeane

No comments:

Post a Comment