Sunday, January 31, 2016

Sebuah Renungan Tentang Energy Yang Dibutuhkan Manusia (A Reflection About Energy Requirements)

Adakah dari kita yang tidak mengenal api unggun?, seorang pramuka, pencinta alam dan orang yang hidup didaerah pegunungan yang dingin sangat mahir membuatnya.  

Are there any of us who do not know bonfire?, a scout, nature lovers and people who live in cold mountain areas are very adept at making it.


Api unggun adalah salah satu hal penting dalam hal bertahan hidup atau sering disebut dengan survival pada saat harus menginap atau berkemah di hutan. Api unggun mempunyai fungsi untuk menjaga diri kita dari binatang buas, menghangatkan diri, isyarat keadaan bahaya, atau sebagai perapian untuk memasak makanan.

Campfire is one of the important things in terms of survival which are often heard upon staying or camping in the woods. Bonfire has the function to keep ourselves from the beasts, warm selves, signaling a state of danger, or as an energy for cooking food.

Api Unggun

Namun yang paling banyak penggunaan api unggun di dunia adalah sebagai perapian melawan rasa dingin dan memasak makanan. Api unggun dapat menyala dengan baik karena 3 item yang sering disebut dengan lingkaran api yaitu media, udara dan api. 

But the most on usage of a bonfire in the world is as energy source against the cold and cooking food. Bonfire can be lit well because of the existence of three item which are often referred to a circle of fire, such as media, air and fire.

api unggun

Api unggun akan tetap menyala jika media kayu kering tersedia oleh sebab itu keberadaan kayu bakar sangat diperlukan dalam pembuatan sebuah api unggun. Disamping itu dibutuhkan sedikit bahan bakar seperti bensin dan jenis lainnya. Tempat pembuatannya juga diperhatikan yaitu terlindung dari angin, serta tempatnya yang kering.

Bonfire will remain lit when enough media such a dry wood are available and therefore the presence of firewood is indispensable in making of a bonfire. Besides that, it takes a bit of fuel such as gasoline and other types. The place of making it was also noted that sheltered from the wind, and dry place.



api unggun

Api unggun ini mampu menciptakan rasa aman bagi orang - orang yang duduk melingkarinya. Pandangan mata menatap api yang melahap kayu atau bara sembari menghayal seperti melihat suatu keajaiban alam. Suasana hangat api unggun dapat melupakan sejenak rutinitas. 

Bonfire is able to create a sense of security for people who are sitting encircling to it. Eyes staring at the flames that devoured the wood or coals while mind drifting like to see a natural wonder. The warm atmosphere of a campfire can forget on dull routines.


Tatkala melihat sebuah api unggun dan dikejauhan tampak rumah-rumah dengan penerangan yang cukup memadai lantas saya mengerti makna energi yang habis terbakar sama halnya kayu bakar yang terbakar menjadi abu. Manusia telah memakai segala jenis bahan bakar dari waktu ke waktu. Kota yang sangat indah di malam hari tatkala dilihat dari atas pegunungan ditemani Api unggun yang mampu menghangatkan tubuh ini dan sampai terlelap tidur dan tidak terasa kayu - kayu api itu terbakar habis namun deru kota itu tetap berjalan dari waktu ke waktu. Entah kapan deru itu akan padam sama halnya dengan padamnya api unggun ini yang padam tatkala media kayu habis terbakar. 

When looking at a campfire and in the distance observed houses with adequate lighting then I understood the meaning of the energy that was burned as well as firewood are burned to ashes. Humans have been using all kinds of energy from time to time. A very beautiful city at night when seen from the top of the mountainous cold place accompanied by a bonfire that is able to warm the body and until falling asleep and do not feel the wood  was burned down but the roar of the city was still running from time to time. Whether when it will be extinguished just similar to the extinction of the bonfire which is extinguished when the wood as a media was burned out.




Article And Photos by Ketut Rudi

No comments:

Post a Comment