Sunday, February 28, 2016

Empati (empathy)

Dirimu adalah diriku. Dirimu berwarna biru dan akupun demikian. Entah kenapa aku merasakan dirimu. Aku memikirkanmu entah apakah kamu memikirkan diriku?. Apa yang terjadi padamu aku peduli dan tidak mau. Mengertikah kamu akan hal itu?.

You are I am. You are blue, and I said so. Somehow I can feel you. I think about you whether are you thinking of me?. What happened to you I care about and do not want to. Have you understood it?.

Bencana kelaparan

Wahai saudagar buah apel termasyur didunia, engkau hidup serba berkecukupan bergelimang harta bermandikan kepuasan duniawi. Namun seperti orang tuli atau orang buta. Tidak mampu melihat atau mendengar meski sangat rindu untuk itu. Susah dan susah yang teramat susah mendengarkan jeritan lantang anak-anak yang hampir mati dan seperti benda mati.

O merchants apples famous in the world, you have all-sufficient life wallowing in wealth bathed in worldly satisfaction. However, as the deaf or blind. Not being able to see or hear, although very homesick for it. Difficult and extremely difficult and difficult to listen the loud scream of moribund children  and as an inanimate object.

Bencana kelaparan

Pohon-pohon mereka tidak berbuah lagi. Pohon pohon mereka mati digilas besi yang kamu puji taklukan dunia. Kamu berbalik badan dan pergi tak perduli. Semua pergi bersama waktu yang sombong. Waktu yang berlalu dan tidak pernah mau tahu.

Their trees do not bear fruit again. Their trees die crushed by iron that you praise conquered the world. You turned around and went not care. All go together with arrogant of time. Time passed and never want to know everything.

Bencana kelaparan

Waktu yang tak pernah menangis. Meski aku dengan buku kecilku yang basah dan hampir habis mengering. Tak tahu hanya punya empati. Tidak cukup wahai sang raja. Bulan terlalu kecil bagi sang matahari.

Time never cried. Although I was with my wet little book and dries almost exhausted. Not knowing just empathy. Not enough, O great king. Moon is too small for the sun.




  Poetry by Ketut Rudi Photos : (Google)

No comments:

Post a Comment