Monday, February 8, 2016

Sebuah Ilustrasi Tentang Apa Yang Disukai Anak-anak (An Illustration About What Preferably by Children)

Suatu hari di sebuah hotel di Ruteng Ibu Kota Manggarai Timur, saya menemukan gerombolan anak-anak pemilik hotel itu sedang bermain-main didepan kamarku. Mereka kagum melihat kamera yang saya pegang dan berlarian menuju teras kamarku. Banyak hal yang mereka tanyakan tentang diriku yang menunjukan bahwa mereka anak-anak kecil yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mulai dari kamera, asalku, dan kenapa aku berkunjung ke kotanya. Mereka sangat senang tatkala aku meminta mereka menjadi model sehingga tahu apa fungsi kamera ini. Hasil foto mereka juga langsung dapat dilihat. Suasana akrab sangat cepat terjadi dan memang ada jenis anak-anak yang pemalu dan juga ada anak-anak yang tidak yang membuat anak-anak lainnya ikut berbaur denganku. Akhirnya modeling dan fotografi dianggap seperti sebuah permainan yang menyenangkan. Diawali dengan gaya dan pose yang kaku, setelah aku arahkan maka mereka menjadi mahir akan hal bergaya.

One day in a hotel at the capital city of East Manggarai Ruteng, I found hordes of children of the hotel owners were playing in front of my room. They were amazed to see my camera and ran to the terrace of my room. Then many things they have asked me which shown that they are young children who have a high curiosity. Starting from the camera details, Where I come from, and why I had been to the city. They were very happy when I asked for them to be a model so that they known what the function of this camera. The images also instantly view able. The intimate atmosphere happened very quickly and there was some of them were shy and also there was some of them  were not that made other  came mingle with me. Finally, modeling and photography considered as a fun game. Beginning with the stiff style and  poses, then I pointed they become proficient of their stylish.

anak - anak ruteng 1 

anak - anak ruteng 3 

anak - anak ruteng 4 

anak - anak ruteng 5
anak - anak ruteng 6 

anak - anak ruteng 7
anak - anak ruteng 8
anak - anak ruteng 9
anak - anak ruteng 10
anak - anak ruteng 11 

anak - anak ruteng 12
anak - anak ruteng 13
anak - anak ruteng 14
anak - anak ruteng 15
anak - anak ruteng 16
anak - anak ruteng 17
anak - anak ruteng 18
anak - anak ruteng 19
anak - anak ruteng 20
anak - anak ruteng 21
anak - anak ruteng 22
anak - anak ruteng 23
anak - anak ruteng 24
anak - anak ruteng 25
anak - anak ruteng 26
anak - anak ruteng 27

Setiap anak tentu selalu menyukai sebuah permainan dan bermain adalah dunianya baik sendirian atau berkelompok. Dunia mereka pasti banyak dihabiskan untuk bermain dan melupakan segalanya apabila ada permainan yang mereka sukai. Bahkan jika ada kesempatan, maka mereka akan melakukannya sepanjang waktu. Dalam hal ini, orangtua tentu memiliki kewajiban untuk mengawasi anak-anak mereka. Namun, orangtua kadang kala tidak bisa terus-menerus mengawasi anaknya baik karena kesibukan atau hal lainnya. Misalnya saja ketika anak sedang bermain di rumah teman, bersama kelompok bermainnya, di sekolah, atau saat bermain sepulang sekolah di rumah ditemani pembantu atau pengasuh anak sehingga anak-anak pun pasti akan jauh dari pengawasan Anda. Hal ini seringkali membuat orangtua memiliki kekhawatiran berlebih pada anak sehingga tanpa disadari, orangtua sering mengahalangi aktivitas mereka. Bermain adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan anak. Hal ini akan mempengaruhi kehidupan mereka di masa mendatang. Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apa saja aktivitas yang disukai oleh anak-anak di seluruh dunia sekaligus melihat apa saja kekhawatiran dari para orangtua untuk mengijinkan buah hatinya mencoba hal yang baru, dan hasilnya sama saja dengan apa yang saya lakukan di Ruteng.

Each children  would always like a game and playing is their world either alone or in groups. They must have spent much time of their life to play and ignoring everything when there is a game  they like. Even if there is a chance, then they would do it all the time. In this case, parents would have an obligation to supervise their children. However, parents sometimes can not constantly supervise their children either because of their rush or anything else. For example, when a child was playing at a friend's house, with the group playing, at school, after school or when playing at home with the maid or nanny so the children must be far away from your supervision. This often makes the parents has excessive concern in children so without realizing it, parents often precluded their children activities. Playing is a very important thing for a child's development. This will affect their lives in the future. Many studies have been conducted to find out what activities are favored by children around the world while seeing any concerns from parents to allow their children to try new things, and the result is the same as what I do in Ruteng.





Article and Photos by Ketut Rudi

No comments:

Post a Comment