Saturday, October 20, 2018

Bekerja di Ladang Tuhan (Working in the Fields of the Lord)

Setiap pekerjaan pasti menghabiskan banyak waktu, pikiran dan juga tenaga. Mengerjakan pekerjaan di kantor bisa membuat kita tegang, stres, dan kelelahan serta putus asa. Ingin rasanya segera beristirahat dan melepaskan kelelahan dengan mengambil cuti atau bahkan berhenti bekerja apalagi kalau pekerjaan yang dilakukan tidak memperoleh gaji yang menurut kita besar dan jenjang karir yang tidak jelas. Tak terkecuali bekerja di ladang Tuhan, semuanya juga akan memakan waktu, tenaga dan pikiran serta tak luput dari kelelahan, kejenuhan dan stress. Namun ada sebuah perbedaan dan saya benar - benar bekerja di ladangnya tuhan sehingga saya mampu melihat ternyata ladangnya tuhan itu indah. 

Each work must have spent a lot of time, thought and energy. Doing work in the office can make us tense, stress, and fatigue and despair. It just need to get done and take some rest and let go all fatigues by taking time off or even stop working especially when earning low salary and there is no clear career paths. There is no exception when working in the fields of the Lord, everything is the same to the above statement such will take time, effort and thought and can't escape from fatigue, burnout and stress. But there is something different and I am really working on God's farm so I am able to see, it's turned out that the Lord's Farm is quiet beautiful.

daun rumput by vera1

Tuhan menciptakan manusia sebagai mahluk yang paling tinggi derajatnya dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya. Apakah ini pertanda bahwa manusia bekerja di ladang tuhan dengan menyandang predikat sebagai pimpinan tertinggi?.

God has created human beings the highest rank in this world when compared to the other living things. Is this a sign that working in the fields of God, then as a human means to run the job description as a supreme leader ?.

daun rumput by vera2

Jika memang benar demikian maka seharusnya bumi ini seperti kerajaan surga yang sering dikumandangkan dalam setiap doa.

If this is so then it should the kingdom of heaven on earth which are often echoed in every prayer.

daun sekuat besi

Namun lihatlah dunia para binatang, maka dunia ini sepertinya berbeda yaitu menjadi dunia dengan hukum rimba. Saling memangsa.

But look at the animal world, then it seems like a different world that is becoming the world with the law of the jungle. Devouring each other.

daun sekuat besi1

Cobalah lihat hamparan rumput yang indah itu!. Memang tampak luarnya begitu indah namun didalamnya terdapat ratusan belalang berlarian dikejar binatang pemangsa mulai dari burung sampai kepada ular yang sangat berbisa.

Just look at that beautiful grass !. It is so beautiful outwardly, but there are hundreds of locusts ran so afraid hunted by predators ranging from birds until the very poisonous snake.

daun sekuat besi3

Kadang tidak tega melihat seekor burung yang sedang dimangsa oleh seekor kucing, namun perasaan itu sirna tatkala melihat sang kucing berlari menuju anak - anaknya untuk diberi makanan untuk hidup.

Sometimes I do not bear to see a bird when being eaten by a cat, but the sad feeling was disappear when I saw the cat ran towards to the child to give food for live of cat's child.

daun sekuat besi2

Saya beryukur dapat bekerja dengan baik di ladang tuhan. Saya terlahir sebagai mahluk hidup yang paling tinggi derajatnya. Namun didalam doa saya semoga saya cepat pensiun dan beristirahat tampa harus menyaksikan pertempuran tampa ampun yang terjadi diladang tuhan. Terlebih yang dilakukan oleh para manusia.

I am grateful to work well in the fields of God. I was born as a living being at the highest rank. But I hope in every pray I made that I propose to immediate retire and relax without having to watch the battle without mercy happened in the fields of God. Especially made by humans.

rumput putih

Ratakan tanah bergelombang, timbunlah tanah yang berlubang, menjadi siap dibangun, di atas dasar iman. Jagalah alam agar tetap lestari.

Flatten the bumpy ground, fill the hollow ground, to be ready on development, on foundation of faith. Keep nature sustainable.


Article And Photos by Ketut Rudi


Song : Eka Daniel - Jangan Lelah @ GDI GRAHA BIP 

No comments:

Post a Comment